Video_ Limbah Padi di Konsel, Antara Sumber Pencaharian dan Aroma Tak Sedap

110x ditonton ♦ 14 April 2020
Lulo Pedia 100 subscibers

LuloPedia.id, Konawe Selatan  – Limbah padi yang dihasilkan perusahaan maju jaya di Desa Amoito Siama, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan menuai pro dan kontra ditengah masyarakat. Pasalnya, dengan adanya limbah padi menjadi sumber pendapatan masyarakat akan tetapi ada pula masyarakat yang merasa tidak nyaman mencium aroma limbah tersebut.

Salah satu warga Desa Amoito Siama mengatakan merasa bersyukur dengan adanya limbah padi ini sebab telah menjadi ladang mata pencahariannya sehari-hari.

Ditempat berbeda, warga Desa Sindangkasih yang rumahnya tidak jauh dari penampungan limbah padi tersebut/merasa terganggu bilamana serbuk debu sekam berterbangan ditiup angin.

Selain itu, aroma bau tak sedap yang dikeluarkan oleh sekam sehingga diharapkan limbah tersebut ditampung lebih jauh lagi jaraknya dari jalan.

Indra, mandor perusahaan maju jaya saat ditemui ditempat penampungan sekam pada hari minggu 12 april 2020 megatakan/berdasarkan permintaan masyarakat, sekam yang ditampung disni sesuai permintaan warga dimana merupakan sumber pendapatan dan pencaharian mereka.

Sementara itu, Kepala Desa Amoito Siama, Israjuddin mengatakan sebelumnya dia telah berkoordinasi dengan pihak perusahaan agar limbah padi tersebut diperhatikan. namun atas permintaan masyarakat setempat  sehingga ditampung ditempat sesuai permintaan warga sebagai sumber pendapatannya warga.

Dia menambahkan, bilamana masyarakat ada yang mengeluh dengan aroma bau yang dikeluarkan dia akan berkoordinasi kembali dengan pihak perusahaan agar ditampung agak jauh dari pemukiman warga.

 

Laporan: Hardiyono Zimani